Camilan dan dessert khas Asia tak kalah enak dengan dessert Eropa. Ada pancake, es campur, gorengan hingga roti. Meskipun tak memakai krim berlimpah namun dessert Asia juga kaya akan kalori. Karenanya batasi konsumsinya.
Meskipun gurih dan manis di lidah, beragam penganan Asia ini menurut Travel CNN perlu hati-hati mengonsumsinya karena kalorinya cukup tinggi.
1. Roti goreng dengan susu kental manis (Kunming, Cina)
Makanan ini merupakan perpaduan manis dan asin. Sebuah restoran di Kunming, Cina membuat makanan penutup berupa adonan roti manis berisi gulungan ham yang digoreng dan kemudian dicelup dalam susu kental manis. Rasa manisnya yang kuat tentunya memberi banyak asupan kalori.
2. Pancake kacang merah goreng (Shanghai, Cina)
Menyantap sepotong pancake goreng dengan lembutnya adonan kacang merah tentu sangat lezat. Tapi versi kali ini berbeda, karena banyaknya resapan minyak pada pancake. Ada yang mengatakan pancake ini rasanya seperti adonan mentah berlapis pasta kacang merah penuh minyak. Minyak berlimpah ini tentu memberi banyak kalori.
3. Jalebi (India)
Jalebi adalah camilan manis terkenal dari India. Dibuat dengan menggoreng adonan tepung dalam bentuk melingkar. Setelah selesai digoreng, jalebi direndam dalam sirup gula hingga mengkilap dan mengkristal. Tekstur permen ini agak kenyal dengan lapisan luar berupa gula yang mengering. Karena kalorinya sangat tinggi maka tak bisa sering-sering dimakan.
4. Gulab Jamun (India)
Gulab jamun terbuat dari dadih susu yang kemudian dibentuk menjadi bola-bola. Setelah itu, gulab jamun digoreng dalam minyak. Gulab jamun yang sudah ditiriskan lalu direndam dalam sirup gula bercita rasa kapulaga dan air mawar. Minyak dan gula yang banyak membuat camilan ini tinggi kalori.
5. Tocino del Cielo (Filipina)
Arti dari tocino del cielo adalah “bacon surga” atau “babi dari surga”dalam bahasa Spanyol. Namun, Tocino del cielo ini tak mengandung babi sama sekali. Custard serupa flan yang bebas laktosa ini terbuat dari sekilo gula dan 25 kuning telur. Tentu ini merupakan salah satu custard paling berlemak.
6. Triflan (Filipina)
Triflan merupakan kue yang terbuat dari singkong, santan dan banyak menggunakan pewarna kuning. Hati-hatilah dengan kandungan lemaknya.
7. Patbingsu (Korea Selatan)
Patbingsu, es campur yang sangat populer di Korea. Es serut ini berisi aneka ragam topping manis seperti es krim, buah-buahan, pasta kacang merah, tteok, kacang, sereal, sirup buah dan susu kental manis. Biasanya pembeli dapat memilih topping yang diinginkannya dalam patbingsu. Banyaknya topping tentu menentukan kalori.
8. Pisang Goreng (Thailand)
Pisang termasuk camilan sehat, namun ketika pisang dicelup dalam adonan tepung dan digoreng khasiatnya pun berubah. Seperti di Indonesia, masyarakat Thailand juga banyak menjajakan pisang goreng di kaki lima. Meski kalori berlimpah, tapi harum pisang goreng sangat sulit ditolak.
9. Faluda (Myanmar)
Faluda merupakan salah satu minuman populer menyegarkan serupa es campur yang banyak dijumpai di Myanmar, India, serta Timur Tengah. Minuman ini berisi es krim, susu, sirup mawar, vermicelli, tutti frutti, tapioca pearl, biji basil dan pemanis lainnya. Setiap tegukan tentunya akan menambah cukup banyak kalori.
Sumber: Detik
Ikuti Hotgirlsinc.com pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan Berita Terupdate tentang Dunia Pendidikan dan Hiburan). Klik tanda ☆ (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.
